Bataviase

Palung Mariana, Sarang Ikan-Ikan Aneh dan Udang Raksasa

Mariana Trench atau Palung Mariana yakni perairan yg terdalam di dunia. Lokasinya berada di barat Samudera Pasifik hingga ke timur Pulau Mariana. Palung ini mempunyai panjang 2.550 kilo meter dan lebar 63 km.

Kedalamannya menjangkau maksimal 10.994 meter, di spot yg diberi nama Challenger Deep, di segi selatan. meskipun demikian, ada pula yg menyatakan kedalaman palung ini menjangkau 11.000 meter.

begitu dalamnya sampai-sampai tekanan air di dasarnya amat sangat tinggi. Tim peneliti dari Oceanlab universitas Aberdeen, Skotlandia, yg baru-baru ini memeriksa di perairan itu, menyebut tekanan air ygsebanding dgn himpitan 1.600 ekor gajah yg berdiri di atap satu buah mobil mungil.

sebaliknya temperaturnya mendekati nol derajat celcius.

Anehnya, walau terhitung juga sebagai sektor bumi yg terdalam, Palung Mariana bukanlah dasar laut yg paling dekat ke inti bumi. yg terdekat yaitu dasar Samudera Antartika, yg kedalamannya meraih 13 km.

studi terbaru di sana dilakukan oleh profesor biologi dari Whitman College Paul Yancey dan mahasiswa Anna Downing serta Chloe Weinstock serta tim peneliti internasional.

Mereka terdiri dari ahli biologi kelautan, geolog, ahli mikrobiologi, dan ahli genetika, termasuk juga ahli dari Oceanlab universitas Aberdeen, Skotlandia. Mereka melaksanakan penelitian dari kapal riset Falkor, milik Schmidt Ocean Institute.

Tim itu memeriksa sejumlah misi penyelaman untuk mengambil sample dari laut terdalam antara( 5.000 meter-10.600 meter), hingga mendokumentasikan makhluk apa saja yg terdapat di perairan ygtemperaturnya hampir beku, amat gelap, dan tekanan airnya amat besar itu.

penelitian besar ini menggunakan lima kapal pendarat robotika, Hadal-Lander, yg melaksanakan eksplorasi di kedalaman 5.000-10.600 meter. Alih-alih konsentrasi terhadap permasalahan ekologi belaka, beberapa kompeten itu justru ingin menemukan pemahaman yg lebih baik berkenaan jalinan antara kehidupan dan proses geologis di sana.

Penemuan mereka bakal membantu menemukan jawaban atas eksplorasi di bidang bumi yg paling besar tapi habitatnya baru sedikit yg tereksplorasi. termasuk juga urusan permasalahan organisme apa yghidup di sana dan bagaimanakah mereka beradaptasi pada keadaan yg ekstrim. serta, seberapa banyak karbon dari atmosfir menjangkau daerah itu dan apakah mempengaruhi rantai makanan di sana.

tidak cuma menemukan ikan asing berkepala seperti anjing, berbadan transparan, bersirip seperti sayap, dan belakang seperti belut, mereka kembali memunculkan contoh batu terdalam di lautan.

nyatanya batu itu mewakili sisa letusan vulkanis dari gunung api di Pulau Mariana. Batu ini dapat memberikan kabar yg istimewa menyangkut system geologi di Palung Mariana.

secara geologis Palung Mariana merupakan bagian dari system subduksi Izu-Bonin-Mariana, yg membentuk perbatasan antara dua lempeng tektonik: Lempeng Pasifik dan Lempeng Mariana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *