Jumat, 3 September 2010 | Jumlah artikel terbit hari ini: 1485

Pengawasan Bea-Cukai Berbasis Ponsel

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengembangkan sistem pengawasan berbasis telepon seluler. Sistem pengawasan tersebut diharapkan mendukung penerapan sistem peringatan dini pada aktivitas perdagangan internasional di wilayah kepabeanan.

Sistem pengawasan teranyar yang tengah dikembangkan itu dinamai Mobile Monitoring System (MMS). Melalui teknologi ini. masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi seputar arus perdagangan ekspor-impor di pelabuhan atau wilayah kepabeanan.

"(Teknologi) ini merupakan salah satu inovasi yang tengah dikembangkan DJBC dalam hal peningkatan pelayanan, kata Thomas Sugijata, Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Layanan MMS itu, kata Thomas, turut mendukung penerapan reformasi birokrasi Direktorat Jenderal Bea-Cukai di bidang pengawasan. Reformasi birokrasi mensyaratkan terciptanya sistem pengawasan yang efektif dan efisien.

Entitas terkaitCukai | DJBC | Pengawasan | Reformasi | Sistem | Thomas | Direktorat Jenderal | Layanan MMS | Cukai Berbasis Ponsel | Direktorat Jenderal Bea | Direktur Jenderal Bea | Mobile Monitoring System |
Ringkasan Artikel Ini
Sistem pengawasan tersebut diharapkan mendukung penerapan sistem peringatan dini pada aktivitas perdagangan internasional di wilayah kepabeanan. Layanan MMS itu, kata Thomas, turut mendukung penerapan reformasi birokrasi Direktorat Jenderal Bea-Cukai di bidang pengawasan.

Jumlah kata di Artikel : 121
Jumlah kata di Summary : 33
Ratio : 0,273

*Ringkasan berita ini dibuat otomatis dengan bantuan mesin. Saran atau masukan dibutuhkan untuk keperluan pengembangan perangkat ini dan dapat dialamatkan ke tech at mediatrac net.
Pendapat Anda
Pendapat anda mengenai ringkasan artikel ini : Baik Buruk