Kamis, 11 Maret 2010 | Jumlah artikel terbit hari ini: 1366

Jakarta Bebas Kantong Plastik pada 2011

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan Jakarta bebas dari penggunaan kantong plastik pada 2011. Untuk mempercepat penghilangan kantong plastik, Pemprov menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI.

"Kita akan menyiapkan tas untuk menggantikan plastik dari bahari daur utang atau bahan yang tidak mencemari lingkungan," kata Gubernur Fauzi Bowo seusai bertemu pengurus Kadin DKI di Balai Kota Jakarta, Senin (8/2).
Asosiasi ritel, sambung Gubernur, akan menjadi pionir untuk berhenti menggunakan kantong plastik untuk membungkus belanjaan konsumen. Mereka akan menggantinya dengan tas yang menggunakan bahan tidak berbahaya.

Sementara itu, Ketua Kadin Edi Kuntadi menyatakan waktu setahun sebelum target akan digunakan untuk sosialisasi kepada masyarakat dan pengusaha untuk tidak lagi menggunakan tas plastik dan untuk melakukan penelitian mengenai bahan tas pengganti plastik.

Setahun ini akan kita cari solusinya untuk pengganti tas plastik. Karena ini kan masalahnya kepentingan lingkungan. Bagaimana menggunakan produk-produk yang bisa didaur ulang, produk yang ramah lingkungan," tambahnya.
Kadin akan menyosialisasikan imbauan untuk tidak menggunakan kantong plastik itu dalam rapat pimpinan seprovinsi pada Februari. * "Kita punya asosiasi peritel supermarket, yang besar-besar kita minta untuk tidak menggunakan kantong plastik itu," kata Edi.

Pemprov diminta berpartisipasi dalam program tersebut, yakni lewat PD Pasar Jaya, agar tidak menggunakan kantong plastik di seluruh pasarnya. Penolakan, disebut Edi, mungkin akan muncul karena penggunaan plastik saat ini sangat luas karena harganya yang murah, namun pendekatan lingkungan hidup akan digunakan untuk membujuk masyarakat beralih ke tas selain plastik. Ant/M-3

Entitas terkaitAsosiasi | Industri | Kadin | Pemprov | Setahun | Balai Kota | Kadin DKI | Kamar Dagang | PD Pasar | Gubernur Fauzi Bowo | Jakarta Bebas Kantong Plastik | Ketua Kadin Edi Kuntadi | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta |
Ringkasan Artikel Ini
Sementara itu, Ketua Kadin Edi Kuntadi menyatakan waktu setahun sebelum target akan digunakan untuk sosialisasi kepada masyarakat dan pengusaha untuk tidak lagi menggunakan tas plastik dan untuk melakukan penelitian mengenai bahan tas pengganti plastik. Penolakan, disebut Edi, mungkin akan muncul karena penggunaan plastik saat ini sangat luas karena harganya yang murah, namun pendekatan lingkungan hidup akan digunakan untuk membujuk masyarakat beralih ke tas selain plastik.

Jumlah kata di Artikel : 256
Jumlah kata di Summary : 65
Ratio : 0,254

*Ringkasan berita ini dibuat otomatis dengan bantuan mesin. Saran atau masukan dibutuhkan untuk keperluan pengembangan perangkat ini dan dapat dialamatkan ke tech at mediatrac net.
Pendapat Anda
Pendapat anda mengenai ringkasan artikel ini : Baik Buruk