10 Orang disekap dan diancam dibunuh
09 Feb 2010
Distributor makanan digarong Pelaku membobol brankas , berisi uang Rp 200 juta. Korban penyerapan terdiri dari Zaenal Abidin, sales, Rohim, 40, satpam, empat awak angkutan perusahaan Siagian- to, 28, Asep, 21, Oroh, 30, dan 1 Tono, 22. Persada (MJP) untuk me-Sjantau situasi tempat kerjanya. "Semua aman-aman saja. Karenanya, saya rebah-an di pos," katanya. Sekitar Pk.0330, seseorang memukul tengkuknya. "Saya ambruk. Pas membuka mata langsung ditodong samurai. Mereka mengikat tangan, kak, melakban mata dan mulut saya. Kerja mereka benar-benar cepat dan professional," ungkapnya. Komplotan itu menghampiri korban lain yang tidur menyebar di atas mobil, mess dan musolah. Mereka diperlakukan sama dengan Rohim disertai ancaman dibunuh jika melawan atau berteriak. Mereka dikumpulkan dalam satu ruangan. BOBOL BRANKAS Proses pembobolan brankas berisi uang tunai Rp200 juta relatif cepat. Sebelumnya, mereka mengambil 10 HP milik korban dan satu laptop milik perusahaan. "Uang hasil jual rokok Rp350 ribu juga diambil. Benar-benar kejam," kata Deden. Kapolsek Jagakarsa Kompol Udik Tanang Y didampingi Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Subandi menduga ada keterlibatan orang dalam di perusahaan itu. "Kami masih mengembangkan penyidikan, termasuk minta keterangan sejumlah saksi. Uang yang diambil bukan Rp200 juta, tapi Rp30 juta," kata Udik TanangY. (tiyo/adin/yp/t) |
|

